Published 22.30 by

Bu Risma

Ceritanya tadi pas jam pulang kantor hujan turun dengan enaknya. Jadi sembari nunggu hujan agak redaan, browsinglah berita-berita. Dan berita terbaru adalah sudah ada 2 calon yang akan maju pada pemilihan Walikota Surabaya salah satunya yakni Bu Risma, bahkan nomer urutnya juga sudah diundi. (miapah aku nggak tau berita ini, padahal sudah dari Jum'at dan ini hari Senin #:-s #lebay). Tidak apa-apa yang penting Bu Risma masih maju lagi. Karena dulu ada isu-isu beterbangan kalo tidak mau maju lagi. Tapi kalo masih bisa, kenapa tidak. Betul begitu Bu?

Mungkin sudah beberapa kali bertemu dengan Bu Risma baik dari jarak dekat ataupun jarak jauh. Tapi yang paling dekat dan bisa seruangan, sharing bareng dengan suasana yang santai waktu ikut salah satu acara. Walaupun aku cuma jadi pendengar yang tolah toleh, tak apalah. Yang penting Happy (y) Okeoke aku akan tulis kenangan pas ketemu sama Bu Risma.

edisi flashback, memburi
Waktu itu ada acara Kompasiana Modis bersama Risma dan harus daftar dulu karena peserta terbatas, yasudahlah aku daftar. Setelah itu dapat konfimasi untuk mengikuti acaranya. 


dan ternyata kebetulan juga ada jobfair di almamater pada tanggal yang sama (masih jadi jobseeker waktu itu) jadi sekali dayung pake dua tangan, capekkk. Selain itu juga bayar mahal karena kesalahan memperkirakan tempat tak kira yang deket kampus ternyata salah(yg deket kampus toko bukunya) udah gitu sok-sokan pake taksi. Yasudahlah ~~

Tiba di acara masih sepi, selang beberapa menit peserta sudah pada datang tapi Bu Risma belum muncul, katanya masih di jalan. lalala syalala laa setelah nyanyi 3 lagu (ini fiksi) Bu Risma datang.

Selama berlangsungnya obrolan, ceileh. Apa yang menarik tak catet sebagai bahan tulisan blog, tapi entah terselip dimana catetanku itu, biasanya oretan2 berupa draft yang belum diketik tak jadiin satu. Nunggu waktu buat ngetik tapi waktu yang ditunggu tak muncul jua akhirnya hilang catatannya. Yasudahlah ~~

Hal yang aku inget, semoga tidak salah, kalaupun salah ya dimaklumi karena sudah lama. Memoriku terbatas juga karna aku bukan Andra n The Backbone yang Sempurnaaaa apalagi Gita Gutawa, duuuh suaranya melengking. Ingat juga apa yang dibilang Dorce bahwa kesempurnaan hanya milik Allah. lanjut....

Ada seorang peserta yang mengadu kalo dipersulit perijinan untuk mendukung proyek buku tentang Surabaya. Intinya di ping pong. Kok nggak di dribble ya? Karena waktu itu belum booming. #ahh lupakan. Dan tau apa yang terjadi selanjutnya? 

tit tit tut tit tut tut 
R : Bu Risma
D : orang diseberang

R : Halo, bu S ada?
D : nggak ada bu,
R :  tolong sampaikan blaa blaa blaa..
(ini hanya ilustrasi)

Sudah saya telpon orangnya..... karena nggak bisa gitu, kita itu harus ........, kata Bu Risma. (tak kasih titik-titik karena takut salah, sudah lupa juga, pokoknya ya gitu deh, maaf info kurang valid yang penting aku nggak pailit ataupun pelit B-) ).

Intinya, ku amati, cermati, telaah dan kaji setelah dapet lembar disposisi =D , beliau itu cak cek cak cek. Tangkas, gesit dan pokoknya langsung bertindak. Pemimpin harus gitu, walau kadang bawahannya bingung. Yang penting komunikasi, paham, saling mengerti akan tugas dan segala hal yang dikerjakan. Kejelasan itu kunci terpenting, makanya jangan suka ngegantung apalagi perasaan #eaa bikin galau tau!

Dan dapat info kalo Surabaya berencana membangun angkutan massal trem dan monorel juga di acara ini. Dari ujung ke ujung terakomodir, karena selama ini kalo ke ujung jarang angkotnya dan yang bikin rada males naik angkot karena harus gonta-ganti secara anak kost hal yang dilakoni adalah pengiritan. So, selama proyek tersebut menguntungkan dan bisa mensejahterakan rakyat, aku mendukungnya. Desas desusnya proyek tersebut menguntungkan pengembang, tapi bingung juga, secara ujung-ujungnya Surabaya memang sudah berubah jadi perumahan semua mau gimana dong? Tapi tapi sampe sekarang, sudah setahun kok belum keliatan ya? Kita tunggu aja realisasinya.

Siapapun yang kepilih harus bisa bawa Surabaya lebih baik dalam segala bidang.
I LOVE SURABAYA (kangen pengen kesana huhuuhuu)
Sudah segitu aja ya, aku lelah menunggu kamu hujan B-)
meeee. Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut